Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Peran Guru Agama Islam di Sekolah

Ironis sekali jika guru agama Islam mendapat kesempatan mengajar hanya seminggu sekali di sekolah, padaha sekolah adalah Institusi transfer ilmu pengetahuan dan mendidik akhlak dan cara bergaul siswa. Dampaknya pesan Islam yang disampaikan tidak dapat dipahami secara menyeluruh. Adapun demikian penulis akan meninjau secara teoritik peran Guru Agama Islam di sekolah Umum. Sehingga hal ini bisa diketahui secara lebih luas baik pembaca maupun guru agama Islam. Guru secara etimologi yaitu someone whose is to teach in a school or college.[1] Melalui pengertian tersebut bahwa seorang guru harus memiliki kapasitas dan kualitas keilmuan untuk mentransfer ilmu kepada anak didiknya baik di sekolah maupun di tempat kursus.             Adapun guru menurut Ali Mudlofir, guru merupakan pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal.[2]             Pada pengertian guru di atas maka guru…

Review Buku Apakah Wali itu Ada ?

Judul : Apakah Wali itu Ada? Penulis : Dr. Asep Usman Ismail, M.A Penerbit : RajaGrafindo Persada Tahun Terbit : 2005 Wali merupakan istilah yang ada di dalam dunia tasawuf.  Namun istilah ini begitu berat untuk dimaknai oleh orang-orang awam. Hal ini disebabkan ada ungkapan bahwa “Tidak ada yang mengetahui bahwa seorang itu wali melainkan wali itu sendiri”. Ungkapan ini mencerminkan bahwa hanya orang-orang tertentu yang bisa menelisik makna tersebut. Di dalam buku “Apakah Wali itu Ada?” berusaha menjabarkan dan membandingkan pemikiran Al-Hakim Al-Turmudzi dan Ibn Tayymiyah tentang kewalian.                 Al-Hakim Al-Tirmidzi dan Ibn Tayymiyah mempunyai pandangan kontradiktif tentang istilah wali. Karena Al-Hakim Al-Tirmidzi menjalani keagamaan secara esoteris (tasawuf) dan Ibn Tayymiyah mejalani keagamaan secara eksoteris (fiqih). Namun di buku ini akan diungkapkan persamaan dan perbedaan perspektif tentang kewalian. Mereka sepakat bahwa pemahaman tentang wali yaitu seseorang yan…

Jalan Rezeki Melalui Jalan Ibadah

Di dalam kehidupan manusia pasti ada problematika yang terkadang problematika tersebut yang dianggap sulit oleh kita. Salah satu problematika tersebut tentang pencarian rezeki. Namun Allah telah menjamin rezeki manusia melalui firman-Nya: ..... وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2)وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3) “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (At-Tholaq ayat 2-3)
                Ayat tersebut telah mendeksripsikan bahwa dengan ketakwaan maka Allah akan memberikan solusi bagi problematika seorang mus…