Langsung ke konten utama

Etika Produksi dan Distribusi

Di dalam bisnis tentunya ada barang yang diproduksi. Setelah produksi itu berlangsung maka barang tersebut didistribusikan untuk menghasilkan laba yang maksimal. Namun dalam proses produksi dan distribusi ada tuntunannya dalam Islam. Tuntunan tersebut mencakup hal-hal yang harus diperhatikan secara syarak. Adakalanya kekayaan itu benar-benar milik seseorang tetapi ia terlarang memperdagangkannya karena cara-caranya menyimpang dari ketentuan syarak. Adapula perdagangan yang memenuhi persyaratan atau rukum tertentu tetapi unsur-unsurnya mengadung hal-hal yang silarang oleh syarak. Oleh karena itu Islam memberikan tuntunan antara lain sebagai berikut : (Ensklopedi Hukum Islam: 1996: 1826-1827)
1)      Perdagangan itu tidak melalaikan pelakunya untuk beribadah atau ingat kepada Allah. Lalai berarti merugi di sisi Allah serta tidak akan melepaskannya dari siksa Api neraka (QS. 63:9; QS. 24:37). Pada zaman Nabi Muhammad pernah orang-orang meninggalkan salat Jumay ketika nabi sedang berkhotbah hanya semata-mata memperebutkan barang dagangan dari Syam (Suriah). Allah  Swt berfirman: “… Katakanlah: ‘Apa yang disisi Allah adalah lebih baik dari permainan dan perniagaan …” (QS. 62 : 11)
2)      Tidak mengandung unsur penipuan karena berdampak pada kerugian salah satu pihak. Unsur penipuan ini termasuk kepada memakan harta orang lain secara bathil (QS: 2: 188).
3)      Perdagangan yang tidak dilakukan secara tunai sebaiknya dicatat agar tidak terjadi kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Kemudian dalam perdagangan itu dianjurkan adanya persaksian pihak ketiga untuk menguatkan keabsahan perdagangan tersebut (QS:2:282)
4)      Perdagangan itu disyaratkan harus ada keridhaan kedua belah pihak (penjual dan pembeli), jika salah satu pihak tidak ridha maka pihak lain telah memakan hartanya secara bathil (QS:4:9)
5)      Boleh berdagang pada musim haji tetapi jangan dilakukan sebagai tujuan utama karena akan menghilangkan fadhilah ibadah haji (QS.2:198)
6)      Apabila kekayaan barang perdagangan itu telah mencapai kadar yang harus dizakatkan (Nisob yang 2,5 persen dari nisobnya maka dikeluarkan zakat




Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…