Langsung ke konten utama

Mencari berkah melalui tempat-tempat tertentu

     Tempat yang berkah yaitu tepat yang dirahmati oleh Allah. Pengunjung pada tempat-tempat tersebut akan mendapatkan keberkahan dari kehidupannya. Keberkahan pada tempat-tempat tersebut bisa dapatkan secara langsung dan kadang secara tidak sadar. Tempat –tempat yang berkah dipercaya pernah disinggahi oleh nabi-nabi dan orang-orang shalih.
          Allah memberkahi tempat-tempat tertentu seperti  Ka’bah, Masjid al-Haram dan Masjid al-Aqsa. Hal tersebut termaktub di dalam al-Quran, “Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah manusia ialah Baitullah yang ada di Bakkah (Mekkah), yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia” (Qs Ali Imran/ 3: 98).
          Allah telah memberkahi Masjid al-Aqsa di Palestina: “Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran kami (QS Al-Isra/ 17:1).
          Kisah dari Nafi’ bahwasannya Abdullah bin Umar bercerita dengannya bahwa Nabi Muhammad  pernah shalat pada masjid kecil yang masjid itu tanpa sisi arah dan setelah Abdullah tahu bahwa letak atau posisi Nabi shalat. Lalu nabi bersabda kemudian engkau shalat di masjid ini dari arah samping mu. Karena itu masjid tersebut terletak dipinggir jalanan yang kanan. Maka jika engkau pergi ke Mekkah diantaranya (masjid tersebut) dan diantara masjid akbar ada lemparan batu atau sejenisnya (HR Bukhari dan Muslim).
           Selain itu banyak tempat-tempat berkah selain masjid yang kecil tersebut. Tempat-tempat tersebut adalah makam Nabi Muhammad atau tempat-tempat yang pernah disinggahi khulafaur rasyidin, tabiin, dan wali-wali Allah. Berkata Samahudi bahwa ketika Bilal bin Rabah berjalan dari Syam untuk berziarah ke makam Rasulullah saw. Dia datang ke makam nabi Muhammad lalu ia menangis di sisi makam tersebut sampai air matanya membasahi wajahnya (Khatir, 1999: 156).

          Adapun tempat-tempat yang diberkahi antara lain Kota Mekkah, Kota Madinah, Lembah Thuwa, Padang Arafah, Muzdalifah, Mina, Gua Hira, Gua Tsur, Masjid al-Haram, Masjid al-Aqsa, Pusara Rasulullah, dan juga pusara para auliya, orang-orang shalih, serta serta tempat shalat Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat. Tabaruk biasanya dilakukan dengan berziarah ke tempat-tempat mulia ini (A. Shihabuddin, 2013: 263).
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…