Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari September, 2015

Syaikh al-Aidarus

            Dia bernama Abdullah bin Abu Bakar bin Abd al-Rahman al-Saqqaf. Dia lahir pada sepuluh yang pertama pada bulan Dzulhijjah, 811 H, dan wafat pada usia 69 tahun (sekitar tahun 880 H). Dia mendapakan khirqah shuffiyah dari Syaikh Umar al-Muhdhar, yang masih pamannya sendiri.             Dia berkata, “Pamanku, Umar telah memberiku tiga tangan (yakni suatu ijazah pengamalan suatu ilmu yang dia peroleh dari pamannya dengan jalan mukasyafah). Pertama, dari Nabi Saw, dengan jalan al-Kasyf. Kedua, dari Syaikh Abd al-Rahman. Ketiga, dari seorang yang termasuk rijal al-Ghaib.             Dia dijuluki al-Ai’darus atau Al-Aitarus, kata ini berasal dari kata al-Atrasah, yang mempunyai arti kuat dan bersemangat, yang merupakan salah satu sifat singa. Dia adalah salah seorang sufi pada masanya. Karena sifatnya yang kukuh dan bersemangat dalam ibadah, ayahnya, Syaikh Abu Bakar al-Syakran,menjulukinya al-Aidarus dan nama julukan itu sendiri juga mempunyai arti tokoh para sufi.             S…

Syaikh Umar al-Muhdar

Dia bernama Syaikh Umar al-Muhdar bin Abd al-Rahman al-Saqqaf. Dia lahir di kota Tarim. Sejak kecil hingga besar dia berada di bawah bimbingan ayahnya. Sejak kecil al-Muhdar telah mengungguli teman-temannya karena kemampuan menghafal yang luar biasa. Bahkan setiap kitab yang di abaca, dia mampu menghafalnya. Dia memperdalam fiqih kepada al-Fiqih Abu Bakar bin Muhammad Balhaj Ba Fadhal.
            Setelah dewasa, ia melakukan mujahadah nafsiyyah hingga dia mampu tidak makan berhari-hari ketika fana’, bahkan diriwayatkan bahwa selama 30 tahun tidak pernah makan kurma. Bila disajikan kurma di hadapannya, dia membolakbalikannya dengan tangan, kemudian kurma tersebut dibagikan kepada siapa saja yang hadir. Juga diriwayatkan bahwa sewaktu di Buraidah al-Misyqash, dia hanya mengonsumsi air putih, dan sewaktu pergi haji dia tidak makan dan minum selama 40 hari. Tirakat seperti ini tidak mengurangi semangat dan kekuatannya dalam beribadah di Baitullah. Dia wafat pada hari Senin bulan Dzulqa’da…

Hadramaut

Hadramaut sebuah desa kecil yang ada di Yaman. Kurang lebih berpenduduk 1,8 Juta Jiwa. Penduduk Hadramaut dibentuk dari empat golongan yang berbeda : golongan Sayid, suku-suku, golongan menengah, golongan budak.[1]            Sayyid adalah seseorang tokoh yang dikenal sebagai keturunan dari nabi. Sebagai suatu kelompok, sayyid terbagi dalam dua klasifikasi. Pertama ialah penguasaan bacaan dan pengetahuan mengenai syariat. Kedua ialah atribut elusive (abstrak) yang disebut barakah, cahaya keselamatan ketuhanan yang dipercaya hadir pada kedudukan seorang syarif. Di samping itu setiap orang sama-sama menangani perdagangan, keluarga  para syarif melakukan fungsi-fungsi yang multiple sebagai pejabat kota, hakim, sekertaris, mediator politik, pengajar Sufisme, pekerja yang patut menjadi teladan, dan penentu umum bagi kedudukan Islam dari masyarakat dan pemerintahannya.[2]            Van Der Berg mengatakan bahwa golongan Sayyid adalah keturunan al-Husain, Cucu Muhammad, mereka bergelar Habi…

Kesadaran dalam Hikmah

Ketika manusia melangkah pasti ada tujuan pada akhirnya. Setiap langkah tersebut adalah proses. Mengarungi proses butuh kesabaran dan tawakal. Karena melalui keduanya ada iluminasi Tuhan. Pancaran sinar Tuhan bisa dirasakan di dalam hati. Nikmat bersama Tuhan tidak bisa tertandingi dari nikmat memiliki istana di dunia. Ridho Tuhan bagai air ditelaga Kawtsar, mentrentamkan hati dan menyejukkan dahaga. Ciri-ciri Manusia yang mendapat ridho-Nya yaitu ia selalu bersyukur, tidak mengeluh, dan optimis.

Syukur nikmat kadang bersifat relatif. Apabila ia mendapatkan kesenangan maka ia akan giat beribadah. Jika ia tertimpa musibah maka akan menyalahkan Tuhan. Tuhan bukan untuk dipersalahkan. Tapi manusia sendiri yang menciptakan masalah dan Tuhan yang akan memberikan petunjuk. Sungguh petunjuk Tuhan akan diperlihatkan pada manusia yang dekat orang-orang shalih. Sebab orang-orang sholih  ditunjuk Tuhan sebagai wakil dari sebuah jawaban yang tersembunyi. Ya, benar hikmah. Setiap perjalanan di bum…