Langsung ke konten utama

Syaikh Umar al-Muhdar

Dia bernama Syaikh Umar al-Muhdar bin Abd al-Rahman al-Saqqaf. Dia lahir di kota Tarim. Sejak kecil hingga besar dia berada di bawah bimbingan ayahnya. Sejak kecil al-Muhdar telah mengungguli teman-temannya karena kemampuan menghafal yang luar biasa. Bahkan setiap kitab yang di abaca, dia mampu menghafalnya. Dia memperdalam fiqih kepada al-Fiqih Abu Bakar bin Muhammad Balhaj Ba Fadhal.

            Setelah dewasa, ia melakukan mujahadah nafsiyyah hingga dia mampu tidak makan berhari-hari ketika fana’, bahkan diriwayatkan bahwa selama 30 tahun tidak pernah makan kurma. Bila disajikan kurma di hadapannya, dia membolakbalikannya dengan tangan, kemudian kurma tersebut dibagikan kepada siapa saja yang hadir. Juga diriwayatkan bahwa sewaktu di Buraidah al-Misyqash, dia hanya mengonsumsi air putih, dan sewaktu pergi haji dia tidak makan dan minum selama 40 hari. Tirakat seperti ini tidak mengurangi semangat dan kekuatannya dalam beribadah di Baitullah. Dia wafat pada hari Senin bulan Dzulqa’dah, tahun 833 H. Dia meninggal setelah mendengar azan untuk shalat Zuhur. Dia mengambil wudhu kemusian shalat. Dia wafat ketika sedang sujud dalam shalat.
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Seni Menurut Agama

Bab I
Pendahuluan


I.1. Latar Belakang

Sering kali beberapa tokoh beragama menganggap negatif terhadap seni. Sebenarnya seni menurut Islam dimubahkan selama seni tersebut membawa manfaat bagi manusia, memperindah hidup dan hiasannya yang dibenarkan agama, mengabadikan nilai-nilai luhur dan menyucikannya, serta mengembangkan serta memperhalus rasa keindahan dalam jiwa manusia (Quraish Syihab:1996:349). Oleh karena itu manusia harus menciptakan seni dengan tidak melanggar syariat atau ketentuan Allah. Ciptakanlah seni yang membuat orang merasa tertarik dan bisa mengapresiasikannya dengan baik. Melalui makalah ini penulis mencoba menghubungkan antara seni dan agama. Insya Allah dalam makalah ini akan terjawab apakah seni perlu difilterkan oleh agama? Atau  agama ada berdasarkan seni? Apakah seni tanpa agama akan menyimpang.
            Tanpa kita sadari bumi yang kita singgahi merupakan sebuah implementasi seni dari sang Pencipta agar kita merenungi betapa agungnya ciptaan Allah. Tidak ada se…