Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Penggunaan bahasa harus diperhatikan

Secara tidak sadar manusia bisa terpengaruh oleh bahasa. Karena bahasa diciptakan oleh kondisi-kondisi lingkungan, baik lingkungan internal ataupun lingkungan eksternal. Bahasa primer bisa diciptakan oleh lingkungan keluarga sedangkan bahasa sekunder diciptakan oleh kondisi luaran seperti lingkungan teman dan pendidikan. Maka itu lingkungan keluarga harus memperhatikan bahasa secara baik dan bisa dimengerti oleh kebutuhan anak. Akan tetapi bahasa sekunder yang hampir merajai jiwa seseorang karena ia berasal dari lingukungan luaran.
Untuk mengendalikan bahasa primer, kita bisa mengawasi ego dan keadaan internal kita sehingga kata-kata yang keluar tidak kelewat batas. Seperti sebagian orang tua berbicara tidak wajar kepada anaknya. Sehingga si anak merasa dirinya seperti apa yang dikatakan orang tuanya. Sedangkan bagaimana mengendalikan bahasa sekunder? Memang kadang teman  bisa secara tekstual mempengaruhi bahasa seseorang. Hingga bahasa yang digunakan seperti apa yang dibicarakan ses…

Secarik cerita manis di dunia

Rythme kehidupan bagai tantangan diri manusia, mau ke arah yang diridhoi Tuhan apa jalan buntu yang di depannya terdapat tembok penghalang. Keseriusan dan fokus kadang terbelenggu oleh lingkungan sehingga pelarian yang tak jelas menghantam dari keberhasilan. Mata yang sedih dapat diganti bahagia, jiwa yang lemah dapat dirubah menjadi jiwa petarung. Semua itu bisa dijalani asal jiwa bisa melupakan masa kritis menjadi jiwa taktis yang bisa merubah negasi menjadi positif.

Manusia pada umumnya bercerita kepada teman yang bisa menyimpan rahasianya. Kadang belarut-larut mencari solusi demi jawaban yang cerah. Hal itu ada karena ingin menyimpan satu ketandusan dirinya dari halayak umum sehingga fatamorgana tidak menghampiri di dunia nyata. Ingat kawan bercerita adalah ungkapan bahasa hati yang harus dihiraukan oleh siapa saja. Namun dalam memilih sahabat kita harus berhati-hati. Sahabat yang bisa membawa kita baik atau membawa kita ke arah jurang semu.

Jam seakan tidak menghe…

Wanita adalah Makhluk Extrovertis

Banyak pujangga meneteskan tintanya ke dalam kertas-kertas sendu. Sajak-sajak renungan seakan menjadi sasaran tujuannya dalam melihat fakta induktif saja. Ketika zaman ini tergerus resonansi tatanan dunia semu. Dimana atas nama feminisme jiwa-jiwa perempuan diwajibkan sombong terhadap laki-laki. Halusinasi ini datang karena kiblat manusia bukan lagi ke timur akan tetapi ke barat. Dimana moderasi modernisasi jadi alasan untuk menaikan pangkat wanita dari laki-laki. Tapi pada hakikatnya ingin berujung pada gerakan feminisme radikal.

Berapa banyak Najib Kaelani melukiskan keadaan dimana laki-laki diakhir zaman memilih untuk sendiri. Tanpa didampingi wanita-wanita yang terlanjur diciptakan Tuhan. Benarkah perkataanya sudah kian tewujud di bumi, atau hanya jiwa positivismenya ada di dunia khayal saja. Atas nama feminisme, perempuan-perempuan menjadi jajakan di jalan. Karena  kesulitan ekonomi alasan utamanya dalam membangun hidup. Jadi ini tipu daya era globalisasi, ini tip…

Puasa dilihat dari segi aspek sosial dan kesehatan