Langsung ke konten utama

Dakwah dengan Pendekatan Tasawuf di India



            Sistem kasta di dalam agama hindu sangat kental pada ranah sosio-kultural di India. Hal ini terlihat dari cara pandang kasta yang satu dengan yang lain. Sehingga suara-suara kastra rendah seolah  menjadi terabaikan dengan kepentingan kasta tertinggi. Misalnya prestise kasta brahma di india lebih diperhatikan daripada kasta sundra sebagai kasta rendah di india. Dengan kondisi ini kasta sudra seperti terbelenggu dengan feodalitas tersebut.
            Islam masuk di kawasan India melalui Muhammad Ibnu Qasyim, anak tiri al-Hallaj. Tempat pertama kali yang ia kuasainya di wilayah Mukran. Pada 711 -712 berhasil menduduki Sindh . lembah bagian bawah dan delta sungai Indus.[1] Kedatangannya ingin membawa perubahan besar melalui keyakinan yang terlepas dari sistem kasta. Namun konsistensi untuk melakukan hal tersebut berubah dengan keinginan untuk menaklukan kawasan-kawasan sekitar India.
            Melihat keinkonsistensiaanya tersebut masyarakat India merasa apatis dengan sistem yang ditawarkan islam secara desktruktif. Dari negasi-negasi yang teralamatkan oleh Islam di India, sufi hadir sebagai penyebaran agama Islam secara damai dan konsisten. Sufi yang menjalankan kesufiannya maka dianggap seorang wali di wilayah India. Dimana Wali-wali tersebut dikaruniai kesayangannya. Mereka tidak menuruti nafsu duniawi. Adanya para wali membawa rahmat, sehingga hujanpun turun, berkat kehidupan mereka yang suci maka tanaman-tanaman ikut tumbuh. Konsep keberagamaan seperti itulah diterima oleh masyarakat India sehingga banyak dari penduduk India yang menjadi Mualaf.[2]
            Thariqah yang pertama kali hadir di tengah-tengah kerinduan masyarakat india dengan Islam damai dan tentram adalah Kaziruniyyah. Kaziruniyah dibawa atau ditemukan oleh Shaykh Abu Ishaq Ibrahim ibn Shahriyar (426H). Adapun pembekalan ruhaniyah pada tarekat tersebut lewat khalaqah dengan penanaman kebersaman untuk membangun masyarakat islami.
            Muinuddin Cisyti datang  ke India dengan karomahnya. Karomah disini kekuatan spiritual untuk mengubah sistem kepercayaan yang menyimpang, tentunya dengan bantuan Allah. Hampir tidak ada  ada informasi faktual tentang tokoh historis ini, kecuali bahwa ia diketahui telah menyebarkan aliran aliran Cistiyah di India. Menurut lengenda yang muncul belakangan,tokoh ini ,setelah menetap di Ajmer,konon berkat karomahnya secara berturut-turut menaklukkan para dewa setempat , para dukun[3] lokal untuk membuka jalan bagi kedatangan sultan-sultan Delhi.    
                       









[1] Philip K Hitti,History of Arab,PT.Serambi, Jakarta hal.263
[2] Henri Chambert-Loir& Claude Guillot,Ziarah dan Wali di Dunia Islam,PT Serambi,Jakarta,hal.248
[3] Op cit. hal 248
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…