Langsung ke konten utama

Idiom Expression di dalam Bahasa Arab

Ekspressi idiom ideal digunakan di dalam linguistic pragmatic.artinya dengan menghubungkan pragmatik dengan makna pembicara (speaker meaning); dan kedua, dengan menggunakan sudut pandang kognitif, menghubungkan pragmatik dengan interpretasi ujaran (utterance interpretation).[1]
            Idiom Expression is the usual way in which the words of a particular language are joined together to express thought.[2] Melalui pengertian tersebut bisa kita maknai bahwa terjadi idiom ekspresi karena dari kebiasaan kata yang digabung sehingga bisa diekspresikan secara spontan tanpa ada kebingungan.
            Dasar daripada idiom tersebut adalah dua kata yang merubah arti secara keseluruhan sehingga membentuk satu konstruk makna yang utuh. Adapun kata idiom dari bahasa Inggris  apa bila diterapkan dalam bahasa bahasa Arab belum tentu sama prespektifnya. Misalnya dalam ungkapan idomatik to live from hand to the mouth فلا يمكن ترجمته حرفيّاً هكذا (يعيش من اليد إلى الفم)، ولايمكن أن نبحث له عن تغبير مقابل في اللغة العربية  في مثل قولنا (يعيش على الكفاف).[3]
ثبات التعبير الإصطلاحي : أي أنه لا :
1.   انظر التعبير المصطلحي اللهجة، و اللغة و الكلام Langue & Parole
2.   انظر التعبير السياقي contextual expression
Melalui ciri-ciri tersebut bisa disimpulkan bahwa kontsruk idiom expression bisa tersampaikan apabila pemakai bahasa melihat kompetensi bahasa (langue) dan performansi bahasa maka wujud ekspresi idiom bisa dimengerti bagi lawan bicara dan pesan tersampaikan. Adapun ekspresi idiomatik juga terwujud secara konotatif. Sehingga pemaknaan idiom tersebut butuh penalaran empirik.
Makna konotatif tersebut akan terasa apabila kata أكل disandingkan dengan kata benda. Bisa dilihat pada contoh berikut :
1.   Tetapi ketika kata أكل kita sandingkan dengan kata السمك bermakna “dia makan ikan ”

Tetapi ketika kata أكل kita sandingkan dengan kata الحق bermakna “dia melanggar hak



[3] Sami Hanna, Dictionary of Modern English-Arabic, Lebanon : Libraire du Liban, p. 61

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…