Langsung ke konten utama

Wanita adalah Makhluk Extrovertis

Banyak pujangga meneteskan tintanya ke dalam kertas-kertas sendu. Sajak-sajak renungan seakan menjadi sasaran tujuannya dalam melihat fakta induktif saja. Ketika zaman ini tergerus resonansi tatanan dunia semu. Dimana atas nama feminisme jiwa-jiwa perempuan diwajibkan sombong terhadap laki-laki. Halusinasi ini datang karena kiblat manusia bukan lagi ke timur akan tetapi ke barat. Dimana moderasi modernisasi jadi alasan untuk menaikan pangkat wanita dari laki-laki. Tapi pada hakikatnya ingin berujung pada gerakan feminisme radikal.

Berapa banyak Najib Kaelani melukiskan keadaan dimana laki-laki diakhir zaman memilih untuk sendiri. Tanpa didampingi wanita-wanita yang terlanjur diciptakan Tuhan. Benarkah perkataanya sudah kian tewujud di bumi, atau hanya jiwa positivismenya ada di dunia khayal saja. Atas nama feminisme, perempuan-perempuan menjadi jajakan di jalan. Karena  kesulitan ekonomi alasan utamanya dalam membangun hidup. Jadi ini tipu daya era globalisasi, ini tipu daya tatanan dunia semua yang penuh janji pahit.

Potret jahiliyah memaksa zaman untuk memperlihatkannya lagi. Dimana wanita tidak ada harga di mata laki-laki. Hanya sebagai pesta kaum laki-laki di zaman Romawi. Persembahan yang terbaik bagi wanita ada di zaman Rasulullah, dimana wanita mendapatkan hak untuk tidak lagi dijadikan seperti binatang yang dikubur.Tapi hak tersebut jangan namakan feminisme. Hary Mankov berpendapat bahwa feminisme buatan manusia bukan buatan Tuhan. Jadi perlu dikritisi dalam rangka mencari pembenaran-pembenaran yang hilang. Wanita tetap pada kodratnya yaitu mahluk lemah yang  extrovertis. Sehingga jiwanya bisa menjadi kuat dan berkarya. Extrovertis itu di dapat dari laki-laki, dan keluarganya.
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…