Langsung ke konten utama

Satu kesatuan antara hati, akal dan perbuatan


Membimbing sebuah pikiran agak begitu berat. Boleh dikatakan pikiran merupakan sebuah teks yang berisikan alur yang belum dilakukan oleh manusia. Ada petuah yang berkata pikirkanlah dahulu sebelum kau berbuat. Dari konteks ini bisa dikorelasikan bahwa ada kesesuaian antara pikiran dan perbuatan. Untuk itu manusia memerlukan penjernihan pikiran agar perbuatan yang dilakukan tidak melanggar norma-norma tertulis atau tidak tertulis. Bagaimana agar pikiran itu selalu jernih? Banyak teori sebenarnya untuk menjernihkan sebuah pikiran. Jika saya mengambil dari teori agama maka akan didapat teknik penjernihan agama dengan selalu tidak jauh dari sumber ideologi agama itu sendiri yaitu al-Quran dan Hadis. Sedangkan teori barat mengatakan bahwa untuk menjernihkan pikiran yaitu dengan banyak membaca dan mendalami bacaan tersebut agar timbul intusi untuk bertindak lebih lanjut. 

Ranah jasmani, akal, hati merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sebagaimana rasul telah katakan bahwa di dalam diri seseorang manusia terdapat sebuah daging apabila ia baik maka baik seluruhnya, dan jika ia buruk maka akan buruk seluruhnya. Lalu apa yang dimaksud ? Hati. Memang hati ini merupakan inti dari manusia untuk menjalani kehidupan di muka bumi ini. Hati seseorang yang selalu memandang khusnu zon maka dia akan menapaki dunia ini dengan bahagia. Ini jauh hari telah dilakoni oleh Baginda Rasul. Beliau yang telah menjadi teladan sejati umat islam. Beliau mempunyai hati yang luhur lagi baik. Memandang seseorang dengan dingin walau yang ia pandang adalah musuhnya sendiri. Dengan demikian bisa kita alurkan bahwa pikiran yang jernih dan perbuatan yang baik adalah indikasi dari hati yang mulia. 
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…