Langsung ke konten utama

Maknai Cinta dengan Kesadaran Seutuhnya


Sejauh mana kita membutuhkan cinta ? - Pertanyaan itu yang selalu ada di benak kita. Memang cinta adalah sebuah kata berjuta pesona bagi mahluk di muka bumi. Adapun penulis adalah cinta seorang anak manusia. Sang khalik menciptakan dua jenis insan laki-laki dan manusia. Dimana diantara keduanya untuk saling mengenal. Mengenal jalan agar meretas sebuah kata yaitu cinta. Namun prespektif cinta, jangan dibumbui oleh kata beci namun bilang cinta. Karena cinta datang dari hati. Hati ini yang menentukan seseorang itu berfikir secara andragogi. Berfikir untuk menciptakan sebuah penilaian secara positif. Sehingga eksistensi cinta hilang oleh kata benci. 

Rotasi mahluk di muka bumi selalu berjalan, seiring kehidupan ini masih ada. Kehidupan yang tidak ada menjadi ada. Sebagaimana Sang Rahman berkata KUN FA Ya KUN. Begitupun kata cinta yang tidak ada menjadi ada pada diri seorang anak adam. Kahlil Gibran berkata jagalah cinta sebagaimana tukang anggur menjaga anggurnya tidak membusuk. Kata itu mempunyai eksotis makna tersendiri. Makna yang harus diperdalam dihati. 

Tidak ada habisnya, penulis menulis tentang cinta. Mulai dari puisi sampai wacana kontekstual secara logis dan estetis. Karena penulis perihatin bagi para pecinta yang menjalani cintanya. Kadang ego menjadi thawaf di pikiran seseorang yang menjalani sebuah cinta. Ini menjadi sebuah paradoks bagi makna cinta itu sendiri. Kata kasih sayang - kata yang harus dipegang bila ingin merasakan lekatan hati seseorang kepada hatimu. Tutur kata indah - salah satu yang diingkan dalam menjaga keutuhan sebuah hubungan. Tentunya kata yang datang dari sebuah ketulusan hati bukan dari emosi pikiran. 


Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…