Langsung ke konten utama

Menjadi Kekasih Allah


Tenggelam dalam masa lalu, menyesali apa yang telah terjadi merupakan tipuan dari duniawiyah. Memang kita telah sukses merebut gelar sarjana yang diidamkan. Namun setelah merebutnya, kita terlalu menggerutu karena belum mendaptkan kerja atau pekerjaan yang bukan dibidangnya. Masa kini adalah masa kini. Masa lalu adalah masa silam. Masa depan belum tentu kita dapat menebaknya. Paling tidak kita untuk meraba masa depan dengan ikhtiyar, tawakal, dan sabar. Karena masa depan merupakan fatamorgana air yang menipu. Bisa saja kita sukses dari apa yang kita harapkan atau mungkin kita dapat tidak lebih baik dari sekarang. 

Kadang kita ingin sekali menyejukkan hati yang sumpek. Namun bagaimana caranya ? Allah telah menuntun kita untuk menyegarkan diri sebelum menghadapinya di dalam shalat yaitu dengan cara berwudhu. Mungkin dengan cara berwudhu hati kita akan sejuk dari sebelumnya dan menyegarkan fikiran. Para sufi selalu tersenyum walau dalam keadaan bersedih sekalipun. Senyuman mereka adalah datang dari pancaran sinar ilahiyah. Walau ia tidak mempunyai sedinar, ia tetap mengucapkan Allhamdulillah. Walau ia dalam keadaan dipapah sekalipun ia masih mengucapkan Alhamdulillah. Semuanya hanya pujian untuk sang khalik semata. Ini terjadi karena kedekatan ia dengan sang Rahman. Hidup qanaah jadi pilihan. Salah seorang sufi berbicara kepada saya, yang penting kaya hati daripada kaya harta. Karena kaya hati bisa bahagia. Namun kaya harta bisa tenggelam dalam kesombongan walau tadinya si orang itu tidak sombong. 

Indahnya hidup bila bersandingkan dengan kekasih abadi yaitu Allah. Hidup senang ataupun susah tidak terlihat. Yang ada pancaran senyum yang memesonakan hati. Memang iman kita kadang naik dan kadang turun. Hal itu disebabkan kita terlalu memikirkan beban yang berat. Padahal beban yang berat bisa kita selesaikan dengan kemampuan. Kemampuan itu harus dimbangi oleh kedekatan spiritual. Dengan diimbangi kedekatan spiritual maka kemampuan kita seolah-olah datang dari sang Maha Zat. Untuk itu dalam setiap pekerjaan kita harus memulai dengan namanya bismillahirahmanirrahim. Insya Allah kita akan menjadi pribadi yang baik apabila setiap pekerjaan kita mengingat namaNya. Nama-nama yang agung seaggung jagad raya yang dipenuhi oksigen. Dimana setiap insan bisa menghirup udara tanpa satu perak untuk membayarnya. 

Ya Allah aku ingin sekali menjadi kekasihMu. Diperhatikan di dalam setiap ruang dan waktu. Ya Rahman kasihilah aku dikala aku susah. Ya Rahim aku tidak akan melupakanMU dikala aku senang. Aku ingin setia bersamaMu. Hingga sakaratul maut meradang di jiwa. 
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…