Langsung ke konten utama

Keputusan melalui cara pandang manusia


Tantangan begitu terasa ketika kegagalan direngkuh oleh manusia. Hal itu disebabkan tidak ketelitian dan kesabaran dalam menyikapi langkah yang diambil. Ketelitian dan kesabaran ini buah dari pertimbangan manusia untuk mengambil satu keputusan. Karena tanpa itu semua reliabilitas manusia terlalu sombong, seakan kebenaran menaungi dirinya. Perlu kita bahas satu persatu disini, bahwasannya ketelitian berakar dari alur logistik (manajemen akal) manusia. Dengannya kita selalu berhati-hati sekaligus mematangkan jiwa untuk bertindak. Sedangkan kesabaran adanya di dalam hati, karena sabar merupakan sifat abstraktif manusia di dalam menghadapi segala sesuatunya. Artinya retorika sabar bukan hanya dilisankan di mulut tetapi juga harus terpatri di hati. 

Tujuan dari keputusan manusia adalah mengambil satu yang terbaik dari yang baik. Untuk itu cara pandang sangat dibutuhkan dalam menuju satu keputusan tersebut. Cara pandang bukanlah ideologi yang harus disestematisir oleh manusia. Artinya cara pandang merupakan satu kematangan intuisi manusia diikuti cara berfikir manusia untuk mendapatkan prospek yang cerah. Maka itu cara pendang merupakan salah satu inisiasi yang harus ditimbulkan untuk membuahkan hasil. Kadang cara pandang perlu nasehat dari orang-orang yang sudah sukses. Adapun nasehat yang terbaik dari orang tua sendiri. Maka dapat disimpulkan nasehat dan cara pandang merupakan alur selinier untuk membuahkan satu keputusan yang kongkret.

Literatur teori banyak dipaparkan oleh manusia-manusia yang terpatri oleh kerangka berfikir. Kadang teori-teori tersebut sangat mudah untuk dikemukakan di depan khalayak umum. Alangkah baiknya teori-teori tersebut disimpan hingga usang, daripada dipaparkan tanpa dijalankan. Perjalanan ini memang butuh teori akan tetapi lebih indah teori tersebut dijalankan sesuai proporsinya. Kenapa teori itu muncul kepermukaan ? Agar manusia mengambilnya untuk diletakan sebagai cara pandang. Jadi sebelum mengambil satu yang holistik manusia memerlukan cara pandang supaya kidung-kidung kesalahan tidak menyelami diri manusia itu sendiri.
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…