Era kegelisahan dan
kebingungan dengan masalah diri sendiri makin merebak. Wal hasil diri
ini selalu dianggap deviance (menyimpang) oleh kata hati. Kadang hal-hal
tersebut menjadi berlarut-larut dan seolah-olah diri ini kerdil dimata
orang lain. Padahal Tuhan menciptakan manusia sebagai khalifah. Khalifah
secara etimologi yaitu seseorang yang mempunyai jiwa kepemimpinan bagi
dirinya dan orang lain. Apabila konsep kekhalifahan diri sudah dimiliki
setiap seseorang maka sikap kegelisahan dan kesalahan akan melakukan
perbuatan akan sedikit berkurang.
Cukup bagiku Allah. Mungkin salah satu kalimat yang mengandung kekuatan untuk membendung kegelisahan dan kegalauan seseorang. Perlu kita ketahui dahlulu kita dilahirkan ke Bumi ini dalam keadaan perjuangan, Allah yang telah mempercayakan diri ini untuk hidup di Bumi. Maka manfaatkan diri kita dari hal-hal bermanfaat. Alangkah sayangnya apabila kita harus mengalami kegelisahan yang teramat sangat, padahal sang khalik telah memilih kita untuk tegak di muka Bumi. Untuk itu sedini mungkin kita bisa menafikan dari candunya negative words tersebut dengan memegang prinsip "Cukup Bagiku Allah".
Pandanglah masa depan dengan berbenah diri. Probabilitas seseorang untuk mendapat kebahagian dan kesuksesan cukup besar. Karena setiap orang behak mendapatkan kehidupan layak dan kesenangan di muka bumi asalkan kita karus mengerjakan kewajiban diri kita. Refleksi dan introspeksi merupakan bagian dari proses pembenahan internal pada diri seseorang. Mengentalkan prosesi tersebut tidak mudah. Karena ego manusia sangatlah tinggi dan kadang dia selalu ingin dicap benar dimata rekan-rekannya hingga diri orang lain dianggap sebelah mata. Maka untuk menjalani refleksi dan introspeksi harus dimulai dengan memikirkan kesalahan kita, berusaha santun, serta menghargai pendapat orang lain
Cukup bagiku Allah. Mungkin salah satu kalimat yang mengandung kekuatan untuk membendung kegelisahan dan kegalauan seseorang. Perlu kita ketahui dahlulu kita dilahirkan ke Bumi ini dalam keadaan perjuangan, Allah yang telah mempercayakan diri ini untuk hidup di Bumi. Maka manfaatkan diri kita dari hal-hal bermanfaat. Alangkah sayangnya apabila kita harus mengalami kegelisahan yang teramat sangat, padahal sang khalik telah memilih kita untuk tegak di muka Bumi. Untuk itu sedini mungkin kita bisa menafikan dari candunya negative words tersebut dengan memegang prinsip "Cukup Bagiku Allah".
Pandanglah masa depan dengan berbenah diri. Probabilitas seseorang untuk mendapat kebahagian dan kesuksesan cukup besar. Karena setiap orang behak mendapatkan kehidupan layak dan kesenangan di muka bumi asalkan kita karus mengerjakan kewajiban diri kita. Refleksi dan introspeksi merupakan bagian dari proses pembenahan internal pada diri seseorang. Mengentalkan prosesi tersebut tidak mudah. Karena ego manusia sangatlah tinggi dan kadang dia selalu ingin dicap benar dimata rekan-rekannya hingga diri orang lain dianggap sebelah mata. Maka untuk menjalani refleksi dan introspeksi harus dimulai dengan memikirkan kesalahan kita, berusaha santun, serta menghargai pendapat orang lain














0 komentar:
Poskan Komentar