Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Juli, 2010

Huda Linnas

I. Al-Quran Sebagai Petunjuk
            Al-Quran adalah sumber hukum pertama bagi umat islam dan sebagai kitab petunjuk (hudan) yang dapat menuntun umat manusia ke jalan yang benar. Ia adalah kitab kehidupan. Sebagaimana Allah telah berfirman :
 ذلك الكتاب لاريب * فيه * هدًى للمتّقين
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (QS : Al-Baqarah :26)
 نزّل عليك الكتب بالحق مُصَدّقاً لمّا بين يديه و اَنزل التورـــة  و الاِنجيل Dia Menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab sebelumnya) dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS : Ali Imran :3) 
Melalui kedua ayat tersebut bisa kita ambil hikmah yang terkandung di dalam  Al-Quran diantaranya al-Quran merupakan sumber hukum yang bersifat valid dan reliable (terpercaya) karena Allah yang langsung memberikan statment untuk umatnya agar tidak menyimpang dari  apa-apa yang sudah ditetapkan. Banyak sesuatu tersingkap dari al-Quran diantaranya solusi masal…

Mentri tertidur pulas

Sungguh memalukan ketika kita menonton berita yang memuat tertidurnya mentri "Kabinet Indonesia Bersatu II" pada rapat penting yang langsung Pak SBY. Mereka tertidur karena alasan nonton bareng (nobar) piala dunia dengan RI 1. Rona pucat pasi sangat terlihat ketika rapat itu dimulai hingga akhir. Lubuk hati kita tentu bertanya-tanya, apa mereka mengerti inti dari rapat tersebut. Kontradiksi melihat para wakil rakyat tertidur pulas dalam sebuah rapat, karena rakyat membayar mereka supaya bangsa ini lebih baik dari sebelumnya. Saku tebal kerja asal-asalan, itu menjadi motif mereka untuk menduduki suatu jabatan di Indonesia. Apa rakyat rela melihat para wakilnya tertidur pulas dalam menjalani tugasnya ?

Tabung Gas yang Memakan Korban

Tidak henti-hentinya derita rakyat Indonesia akibat banyaknya pemalsuan tabung gas subsidi alias tabung gas berukuran 3 kg. Banyak korban berjatuhan disebabkan tabung gas tidak berlisensi resmi. Sediktnya sudah terhitung 15 jiwa yang menjadi taruhan nyawa akibat ledakan tabung gas tersebut. Pemerintah harusnya dapat mencegah pemalsuan hal tersebut. Karena ini menyangkut nyawa korban dan derita rakyat. Selain hal pemalsuan ada oknum terentu yang mengganti selang pada tabung gas tersebut. Saya berharap dari tulisan ini agar PT. Pertamina bisa mengevaluasi kelayakan dan mengontrol tabung gas yang konon menjadi pengganti minyak tanah.

Hakikat Analisis Kontrastif

Letak perbandingan bahasa target dan bahasa pertama menjadi fenomena tersendiri, artinya terdapat sebuah kesulitan dan kekeliruan ketika kita mengungkapkan bahasa target tetapi yang kita ungkapkan seperti bahasa sumber (ibu). Dalam hal ini kita menemukan kejanggalan pada bahasa yang diucapkan. Kejanggalan itu muncul akibat interferensi bahasa sumber. Oleh karena itu kejanggalan tersebut harus diluruskan dengan sebuah analisis. Analisis tersebut dinamakan analisis kontrastif.
Ada beberapa pengetian mengenai terminologi analisis kontrastif, hal tersebut telah dipaparkan oleh beberapa pakar bidang kontrastif dengan segala pendapatnya; diantaranya :a. Pendapat Lado, Fries, d.k.k
Lado(1957) dan Fries (1945) mengatakan secara terpisah, yang intinya ialah bahwa agar para pengajar dapat meramalkan kesalahan yang dibuat oleh seorang pelajar, mereka haruslah mengadakan suatu analisis kontrastif antara bahasa yang dipelajari dan bahasa yang digunakan pelajar sehari-hari., khususnya dalam komponen…

Wakil rakyat yang boros

Kritik pedas dan tajam kini teralamatkan untuk para wakil rakyat Indonesia, pasalnya mereka telah menghambur-hamburkan uang demi studi banding ke luar negri. Sekitar 341 miliar rupiah kocek negara diperuntukan untuk mereka. Jumlah yang cukup besar, bukan ? Yang menjadi pertanyaan besar adalah adakah output dari studi banding tersebut bisa dipaparkan secara jelas oleh mereka. Banyak dari mereka memanfatkan studi banding tersebut sebagai relaksasi dan bukan atas nama rakyat. Harusnya mereka melihat ke rakyat karena betapa nestapanya kaum jelata yang sangat membutuhkan uang yang mereka hamburkan. Tarif dasar listrik naik, harga tabung gas elpiji melambung, hingga kebutuhan pokok meninggi. Paling tidak  parlementers menuntaskan tiga masalah tersebut yang menjadi keluhan kaum ekonomi ke bawah. Bukannya jalan-jalan untuk menikmati kesenangan.

Bait-baitku Menjadi Debu

Bait-bait ku menjadi debu...........
Perasaan ku mulai termangu...........
Diatas desiran laut biru................

Jalan ku kini mulai tertatih-tatih..........
Menunggu cinta kembali di hati...........
Setelah angin membawa jasadnya.........
Pergi mencari rona infantri tahta..........

Bait-bait ku kini tak bernyawa.............
Melintasi bayangan semu jiwanya........
Sehingga tawa berubah tangis.............

Selamat tinggal senyum yang aku banggakan..............
Selamat tinggal pipi merah yang pernah melekat............

Zaman Feodalisme Mulai terbit di Indonesia

Zaman Feodalisme kini menyergap negeri Indonesia lagi. Dimana bendera reformasi hanya bendera sesaat disaat menumbangkan orde baru. Kaum borjuis hanya mementingkan dirinya sendiri, rakyat hanya menjadi penonton kekayaan mereka. Entahlah perubahaan atau mukzizat apa yang akan datang ke Indonesia. Semua hanya untuk kepentingan mereka mulai  rumah mewah, fasilitas bak raja dunia, hingga kredit card berjejer di dompet mereka. Kekuasaan Feodalisme lebih terasa lagi saat outsorcing(kontrak kerja) diperuntukkan untuk karyawan biasa atau buruh. Yah kalo kontak kerjanya sudah habis angkat koper dari perusahaan menjadi jawaban pasti, kata salah seorang pekerja yang saya wawancarai. KKN merupakan kejadian tersirat yang memaknai feodalisme itu sendiri. Semua layanan hanya tertuju pada orang-orang yang duduk sebagai wakil rakyat. Sedangkan layanan pada masyarakat hanya sebuah kubangan. Sadarlah Feodalisme sudah membudaya dikalangan kita !!!!! 

Majelis Silaturahmi Keluarga Alawiyyin dan Tawakufan Pengajian

tempat : Musholla Nurul Hikmah, Jl.Tebet Barat Dalam IIB/12, Jakarta Selatan ( Depan rumah Alwi Husein Aidid seberang Univ. Sahid belakang Pomp Bensin)
tanggal : 18 July 2010
jam      :  13.00 WIB

Acara :
1.Pembacaan Kitab Assyifa Bita'rif Huquqil Musthafa
2.Tahlil
3.Pembacaan Maulid " Asshifatul Muhammadiyah "
4.Tausiyah oleh Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf
5.Doa, Shalat Ashar Berjama'ah dilanjutkan Silaturahmi