Langsung ke konten utama

Wanita yang Baik



Wanita yang Baik



            Di era moderinisasi sekarang ini banyak bermunculan trend negatif yang cenderung menjadi mode. Mode tersebutlah yang diagungkan para kaum hawa. Misalnya mode pakaian barat yang minim menjadi tuntutan untuk diikuti. Sebenarnya pertanyaan yang timbul di benak kaum laki-laki ketika melihat mereka (kaum hawa) yang memakai pakaian minim ? Ayo-ayo perlihatkan lebih minim lagi. Dari pernyataan tersebut penulis ingin menelaah wanita mana yang bisa kita anggap baik atau wanita yang dianggap mempunyai citra buruk.

            Wanita yang baik adalah wanita yang mempunyai ahlakul mahmudah yang senantiasa menjalankan aturan syariat sehingga orang lain menganggap dirinya baik. yang dimaksud wanita mempunyai ahlakul mahmudah ialah wanita yang selalu taat pada agama dan mengikuti apa-apa yang baik di sunnahkan atau diperintahkan nabi. Nabi pernah berpesan dalam sabdanya :

” Paha itu adalah aurat”

Diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab at Tarikhul Kabir, Abu Daud Turmudzi, hakin dari Jarhad r.a Hakim berkata : Hadis ini shahih

Apa kaitannya wanita yang baik dengan hadis ini ?

Wanita yang baik yang keterkaitannya dengan hadis ini yakni wanita yang senantiasa menutup aurat, salah satunya tidak menampakan paha. Batasan aurat bukan hanya paha saja tetapi juga dari kepala hingga kaki kecuali telapak tangan dan telapak kaki.

Wanita mana yang bisa kita anggap baik ?

1. Wanita yang Qanaah

            Wanita yang qanaah yaitu wanita yang selalu merasa dirinya cukup dalam segala hal. Artinya tidak tampak pada dirinya sesuatu yang berlebihan misalnya Memakai dan mempunyai suatu yang dimilikinya tidak sampai menimbulkan kesenjangan sosial dan hawa nafsu orang lain.

2. Wanita yang bertutur kata baik

            Wanita yang bertutur kata baik yaitu apabila wanita tersebut berbicara maka hanya mauizoh hasanah (mutiara yang baik) selalu keluar dari lisannya.



3. Wanita yang optimis

            Islam mengenal yang namanya takdir, takdir itu sendiri terbagi dua :

  1. takdir Muallaq
  2. takdir Mubram

takdir muallaq yakni takdir yang bisa dirubah seperti dari kondisi kita yang miskin bisa berubah menjadi kaya dan dari kondisi bodoh menjadi pintar. Takdir mubram yakni takdir yang tidak bisa dirubah contohnya kematian, jodoh, celaka atau bahagia.

            Wanita yang baik memanfaatkan takdir muallaq dengan baik agar citra yang ada pada dirinya akan terangkat.

4. Wanita yang berbuat baik

            Wanita yang baik pasti perbuatannya baik pula. Misalnya membantu orang lain yang kesulitan dan bisa menjadi penengah dari masalah yang tibul ditengah kaumnya.  Wanita yang seperti ini akan dijanjikan oleh allah kehidupan yang baik.

”Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh (perbuatan yang baik), baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami berikan padanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl :97)

5. Hati yang baik

            Ingatlah bahwa di dalam jasad ada segumpal daging, apabila ia baik baiklah jasad itu seluruhnya, apabila ia buruk maka buruklah jasad seluruhnya, ketahuilah segumpal daging tersebut itu adalah hati. (hadis)

Dari hadis tersebut bisa dikiaskan bahwa wanita yang baik mempunyai hati yang baik. lalu bagaimana cara mengukur hati tersebut baik ? yakni dengan tidak adanya benci, dengki dan hasud pada orang lain.

4 komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Seni Menurut Agama

Bab I
Pendahuluan


I.1. Latar Belakang

Sering kali beberapa tokoh beragama menganggap negatif terhadap seni. Sebenarnya seni menurut Islam dimubahkan selama seni tersebut membawa manfaat bagi manusia, memperindah hidup dan hiasannya yang dibenarkan agama, mengabadikan nilai-nilai luhur dan menyucikannya, serta mengembangkan serta memperhalus rasa keindahan dalam jiwa manusia (Quraish Syihab:1996:349). Oleh karena itu manusia harus menciptakan seni dengan tidak melanggar syariat atau ketentuan Allah. Ciptakanlah seni yang membuat orang merasa tertarik dan bisa mengapresiasikannya dengan baik. Melalui makalah ini penulis mencoba menghubungkan antara seni dan agama. Insya Allah dalam makalah ini akan terjawab apakah seni perlu difilterkan oleh agama? Atau  agama ada berdasarkan seni? Apakah seni tanpa agama akan menyimpang.
            Tanpa kita sadari bumi yang kita singgahi merupakan sebuah implementasi seni dari sang Pencipta agar kita merenungi betapa agungnya ciptaan Allah. Tidak ada se…