Langsung ke konten utama

Bagaimana Mengembangkan Potensi Positif dalam Diri Anda

Selama ini kita selalu berfikir bahwa diri kita adalah seseorang yang telah kalah dalam kehidupannya di dunia padahal diri kita mampu untuk memperlihatkan sesuatu yang unggul dalam diri kita. Sthepen R. Covey dalam bukunya mengungkapkan bahwasanya manusia harus berfikir menang – menang karena sejak kita dalam rahim pun itu kita telah memenangkan sebuah kompetisi. Melalui apa yang diungkapkan beliau harusnya kita bisa memetik sebuah pelajaran berharga dan mengambil hikmahnya. Pelajaran berharga tersebut ialah bagaimana kita bisa mengembangkan potensi positif dalam diri untuk bisa survive and win dalam hidup ini. Kelompok kami akan mencoba memberikan kiat-kiat untuk mengembangkan potensi positif anda. Berikut ini kami sajikan kiat-kiatnya:

1. Sadarlah akan lingkungan

Sadarlah akan lingkungan tempat anda bekerja atau tempat hidup anda dengan beradaptasi semaksimal mungkin lalu pelajarilah. Apakah anda dibutuhkan dalam lingkungan tersebut atau malah ingin disingkirkan. Jika anda ingin disingkirkan dalam lingkungan tersebut, anda tetap bersikap ramah dan tampakan senyuman dalam lingkungan tersebut untuk mencairkan suasana. Setidaknya orang lain dapat menghargai dari sifat survive anda dalam lingkungan tersebut.

2. Buat lingkungan Anda bekerja untuk Anda, bukan melawan anda. Jangan biarkan kekuatan penindas--- orang yang negatif, yang mengatakan anda tidak dapat melakukannya yang membuat anda berfikir kalah :

Artinya tetaplah bekerja apa yang menjadi tanggung jawab anda jangan pernah sekali-kali anda mengeluh tentang pekerjaan yang menumpuk. Karena sesungguhnya pekerjaan yang menumpuk ibarat masa depan yang tak mudah dilalui. Bila kita dapat menyelesaikannya berarti kita dapat menempuh masa depan tersebut dengan mudah.

3. Jangan biarkan orang yang berfikiran kecil menahan Anda. Orang yang dengki ingin melihat Anda tersandung, jangan beri mereka kepuasan tersebut.

Jangan anda dengar apa kata orang lain yang tidak bermanfaat. Jalani hidup dengan ikhtiyar, sabar dan tawakal. Insya Allah semua yang dijalani akan menjadi mudah. Bisa kita petik hikmah yang tersimpan dalam kejadian yang kurang beruntung dalam diri anda.

4. Dapatkan nasihat Anda dari orang yang berhasil

Sesekali anda berkunjung ke tempat orang yang berhasil baik di bidang pekerjaan atau agama(spiritual). Mintalah nasihat dari dirinya agar anda menjadi manusia yang bisa mengembangkan potensi positif di dalam diri anda. Jangan lupa anda meminta kartu nama darinya agar anda dapat diingatnya dan dapat menghubunginya bilamana anda sewaktu-waktu butuh nasihat atau motivasi darinya.

5. Dapatkanlah banyak sinar matahari psikologis artinya berkunjunglah ke-kelompok-kelompok baru temukan hal-hal baru yang merangsang untuk dikerjakan.

Dengan anda berkunjung ke kelompok baru tersebut anda akan mendapatkan pengalaman baru dan pemikiran luas. Setidaknya rasa jenuh pada kelompok lama anda akan hilang. Lalu buatlah diri anda terasa penting dalam kelompok baru tersebut.

6. Singkirkan racun pikiran keluar dari lingkungan anda. Hindari gossip. Berbicaralah tentang orang lain, tetapi mengenai sisi positifnya.

Bilamana anda langsung mengatakan bahwa diri anda sudah tidak penting pada lingkungan berarti anda sudah menjadi orang yang kalah. Selanjutnya bila anda memutuskan berhenti dalam tanggung jawab anda dalam lingkungan tersebut sebenarnya anda sedang menertawakan diri anda. Bicarakanlah seseorang dari segi positifnya paling tidak kita termotivasi dan ingin merasa terakreditasi oleh orang lain dalam mengikuti jejaknya

7. Gunakan segalanya yang kelas satu.(David: 2007: 227)

Berpakaian yang rapi adalah salah satu modal kita untuk dihargai orang lain. Selain itu selalu tepat waktu dalam mengumpulkan tugas itu merupakan awal dari sebuah diri untuk menapaki keberhasilan. Tepatilah janji yang anda buat pada orang lain sehingga anda akan menjadi seorang yang diutamakan.

Sumber : Berfikir dan Berjiwa Besar Karya : David J. Schwartz
Principle –Centered Leadership Karya : Sthepen R. Covey
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Banyak ideologi di bumi ini yang terus berkembang demi melanjutkan dan mempertahankan kehidupan di muka bumi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan empiris dan rasionalis untuk menjawab tantangan zaman yang terus berjalan. Dimensi ideologi yang kita kenal yaitu Komunisme, Liberalisme, Feodalisme, dan lain-lain. Semua ideologi tersebut sudah dijalankan di beberapa negara tetapi hampir semuanya berdampak negative bagi negara-negara yang menumbuhkan ideologi tersebut. Di dalam makalah ini penulis akan memperkenalkan civilizisme dalam islam untuk mencari kemaslahatan untuk umat muslim di dunia khususnya di Indonesia. Civilizisme dalam islam yang dimaksud yaitu hukum syari (premier things) yang bersumber dari al-Quran. Kenapa al-Quran disebut “Premier Things” untuk kaum muslim ? Karena semua solusi dari permasalahan hidup termaktub dalam kitab yang juga dikenal al-Furqan (pembeda) tersebut. Di dalam al-Quran terdapat dua terminology yaitu fase makkiyah…

Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa

BAB I
PENDAHULUAN


I. Latar Belakang

            Metode pembelajaran merupakan suatu cara bagaimana seorang guru menjalankan suatu prosedur dan pelaksanaan pembelajaran. Metode tersebut ada karena sebuah signifikansi dari sebuah pembelajaran agar siswa dan guru dapat berinteraksi dengan baik. Pemilihan metode pembelajaran yang baik adalah metode yang menyesuaikan pada pelajaran yang akan disampaikan guru. Tujuan dari metode pembelajaran yakni cara mengarahkan guru dalam menyampaikan pelajaran secara baik agar dapat diterima oleh murid-murid secara jelas.
            Penulis disini akan menggunakan metode komunikatif dalam proses pembelajaran. Menurut penulis metode tersebut sangat cocok bagi pembelajaran bahasa. Dalam metode ini dituntut komunikasi dua arah bagi guru dan si murid (two-ways) . pada komunikasi itu sendiri mempunyai salah satu tujuan yang penulis anggap penting yakni behavior change (perubahan kebiasaan)[1]. Melalui behavior change, pemerolehan bahasa target akan cepat dite…

Seni Menurut Agama

Bab I
Pendahuluan


I.1. Latar Belakang

Sering kali beberapa tokoh beragama menganggap negatif terhadap seni. Sebenarnya seni menurut Islam dimubahkan selama seni tersebut membawa manfaat bagi manusia, memperindah hidup dan hiasannya yang dibenarkan agama, mengabadikan nilai-nilai luhur dan menyucikannya, serta mengembangkan serta memperhalus rasa keindahan dalam jiwa manusia (Quraish Syihab:1996:349). Oleh karena itu manusia harus menciptakan seni dengan tidak melanggar syariat atau ketentuan Allah. Ciptakanlah seni yang membuat orang merasa tertarik dan bisa mengapresiasikannya dengan baik. Melalui makalah ini penulis mencoba menghubungkan antara seni dan agama. Insya Allah dalam makalah ini akan terjawab apakah seni perlu difilterkan oleh agama? Atau  agama ada berdasarkan seni? Apakah seni tanpa agama akan menyimpang.
            Tanpa kita sadari bumi yang kita singgahi merupakan sebuah implementasi seni dari sang Pencipta agar kita merenungi betapa agungnya ciptaan Allah. Tidak ada se…